Kasus Penganiayaan Tki di Kamboja

Saat ini sering kali terjadi Kasus Penganiayaan Tki di Kamboja yang tentunya akan menjadi sangat viral di internet.  Tentu kasus kasus penganiyaan tersebut akan dibahas di artikel satu ini.

Kasus Penganiayaan Tki

Maraknya kasus Kasus Penganiayaan Tki di Kamboja

Berbicara tentang tki tentunya sangat erat sekali akan muncul dengan kata perantau. Ya, memang benar, tki merupakan singkatan dari tenaga kerja Indonesia. Sudah bisa dipastikan bahwa Tki akan berlokasi di luar negeri. Sebagaimana yang menjadi tren saat ini adalah bekerja di luar negeri yakni Negara kamboja. Kenapa? Karena bisa dikatakan bahwa penghasilan bila bekerja di  sebuah agen judi bola di Negara tersebut sangatlah besar dibandingkan bila harus bekerja di dalam negeri.

Berbicara tentang bekerja di kamboja, tentu hal pertama yang dipikirkan adalah dari Negara mana sih bos anda yang ada di tempat kerja? Tentunya berbagai spekulasi pun hadir di benak para pekerja atau tki yang ingin bekerja di kamboja. Ya, bisa dikatakan bahwa ada beberapa variasi bos situs judi online yang tersedia di lapangan kerja pada negeri kamboja.  Tentu saja jenis peraturan yang diterapkan oleh bos pada tempat anda bekerja akan sangat berbeda-beda. Golongan bos dari Tiongkok, Indonesia, dan Malaysia akan memberikan anda perlakuan yang berbeda.

Pada artikel atau pembahasan satu ini, kita akan membahas apa saja sih bentuk Kasus Penganiayaan Tki yang dilakukan oleh instansi yang ada.

  1. Mentoring yang tidak wajar

Mentoring merupakan hal yang benar-benar sangat dibutuhkan sekali oleh para pekerja yang baru bekerja. Dengan mendapatkan mentoring maka setiap pekerja yang ada akan bisa mendapatkan bantuan dan arahan dalam bekerja. Sudah bisa dikatakan bahwa mentoring yang diterapkan di kamboja ini tidak wajar sekali. Kenapa? Karena ada beberapa kantor yang tentunya akan menerapkan mentoring yang kejam sekali. Kejam dalam arti adalah menjelaskan dengan tidak benar dan disertai emosi. Tak jarang kata-kata yang dipakai dalam melakukan mentoring terbilang tajam dan kejam. Hal ini bisa terjadi secara terus menerus selama bawahan yang mendapatkan mentoring kurang mengerti, Kejam bukan?

Baca Juga : Proses Seleksi Agen Bola Online Terpercaya

Penganiayaan Tki di Negara Kamboja

  1. Akomodasi yang tidak sesuai

Tentu saja akomodasi dalam bekerja menjadi factor yang sangat penting sekali. Dengan adanya akomodasi yang cukup maka setiap pekerja akan bisa bekerja dengan baik dan nyaman. Nah berbeda dengan bekerja di kamboja, dimana setiap orang yang ada akan mendapatkan uang maka dalam porsi yang dikit. Tak hanya itu saja, orang yang bekerja sering kali mendapatkan tempat tidur yang tidak layak hingga 8 orang dalam 1 kamar yang benar-benar kecil. Hal ini juga menyangkut Kasus Penganiayaan Tki dengan kualitas makanan yang terkadang kurang baik disediakan daripada kantor itu sendiri.

  1. Pembulian yang berlebihan

Bekerja di kamboja berarti sudah siap untuk bisa berbaur dengan lingkungan baru. Tentu saja hal ini tidak bisa disesuaikan dengan baik dan cepat oleh beberapa pihak. Akibatnya, beberapa pihak atau orang tersebut akan mendapatkan diskriminasi atau pembulian. Nah karena adanya hal tersebut maka bisa dipastikan kondisi mentalitas daripada para pekerja  yang ada akan menjadi sangat terganggu sekali.

Baca Juga : “Kim Jong Un Bertemu Dengan Moon Jae In

Dengan adanya Kasus Penganiayaan Tki yang dilakukan secara terus menerus selama 1 tahun penuh tersebut, maka bisa dipastikan setiap orang akan mendapatkan gangguan dalam hal mentalitas. Tentunya hal ini harus dicegah dengan berhenti daripada tempat bekerja tersebut. Jadi berhati hatilah dalam memilih pekerjaan yah guys agar anda tidak mendapatkan tempat yang salah dalam bekerja.

Post Author: master